webnya tipuk

September 8, 2006

Warga yang tersisih

Filed under: Social - Administrator @ 3:15 am

     Alkisah beberapa tahun yang lalu, di sebuah desa di Kabupaten Bantul, ada suatu kebiasaan dalam masyarakatnya adalah sering sekali memberlakukan hukum yang tidak ada aturannya dalam kebiasaan masyarakat pada umumnya. Sebuah contoh, ada seorang gadis yang kemudian hamil padahal diketahui bahwa si gadis tersebut belum bersuami secara resmi. Parasnya tidak seberapa menarik, tapi dia mampu membawa diri agar pria tertarik dengannya. Dengan kepiawaiannya, bergaul ternyata membawa nasibnya yang sedemikian tidak mengenakkan.

    Berbagai rapat kampung dan desa digelar untuk mencari solusi untuk mengetahui siapakah si bapak dari jabang bayi yang dikandung gadis tersebut. Dan dari pengakuan si calon ibu muda ini diperoleh jawaban bahwa yang membuat dia hamil adalah salah seorang adik ustad yang terkenal didesanya. Kontan masyarakat terhenyak dari jawaban si fulan tersebut (nama yang disamarkan),. Benarkah masalah tersebut memang seperti itu. Setelah ditelusur, ternyata pemuda yang didakwa sebagai ayah jabang bayi tersebut diketahui ternyata mandul, karena sudah belasan tahun dia menikah tidak juga kunjung dikaruniai seorang anak. Namun masyarakat lewat ketua LKMDnya pada waktu itu, menuntut Joko (nama samaran) untuk tetap bertanggung jawab. Dan Joko sendiri memang mengakui perbuatannya bahwa dia pernah berzina dengan si fulan tersebut. Namun dia mengelak kalau harus bertanggung jawab sebagai ayah jabang bayi tersebut, karena dia memang tahu bahwa kondisinya tidak mungkin bisa membuahkan seorang anakpun.

Upaya damai dilakukan namun tuntutan untuk Joko bertanggung jawabpun terus diterimanya. Karena jalan buntu untuk menyelesaikan maka hukuman masyarakatpun dijatuhkan berupa pengucilan dirinya dan keluarga dekatnya. Melihat hal ini sang kakak yang seorang ustadz mencoba meluruskan hukuman ini untuk tidak diberlakukan. Dan ustad ini mencoba menyampaikan bahwa hukuman yang tepat untuk dilaksanakan bagi orang yang berzina adalah hukuman razam. Dan hukum yang selama ini dijalankan di masyarakat di desa tersebut, berupa pengucilan bagi warganya yang bersalah berupa pengucilan adalah tidak benar dan tidak baik diberlakukan di masyarakat. Karena yang mengalami akibatnya ternyata bukan hanya si pelaku, namun keluarga dekat korban yang mungkin tidak tahu apa-apa mengenai kesalahan tersebut. Namun apa pasal, karena keegoisan sang ketua LKMD tersebut, dan dia malu untuk menerima saran tersebut yang bisa mengurangi kewibawaannya, maka hingga saat ini hukum pengucilan dimasyarakat malah diberlakukan untuk sang ustadz yang tidak pernah melakukan kesalahan tersebut. Orang tua, anak dan istri si Ustadz ikut serta terkucilkan. Bahkan dengan provokasinya yang apik, sang ketua tersebut membuat instruksi untuk turut serta mengucilkannya. Hak anak-anak untuk bermain dengan tetangga sekitar tidak diperoleh, bergaul dengan tetangga tidak boleh, bahkan tetanggapun dihimbau untuk tidak bertegur sapa dengan keluarga besar dari sang ustadz.

    Dua belas tahun masalah tersebut sudah berlalu, namun side effectnya masih dirasakan oleh keluarga sang ustdaz, lagi-lagi gempa yang terjadi di Bantul beberapa waktu yang lalu ikut mewarnai pula ujian baginya. Bagaimana tidak, masyarakat sekitar mendapat bantuan, namun keluraga si ustadz ini tak mampu untuk  untuk memperoleh apa yang dimiliki masyarakat sekitarnya. Rumah warga sekitar mendapat berbagai bantuan fasilitas untuk mendirikan rumah mereka kembali akibat rata dengan tanah karena gempa, seperti bambu, gedhek, paku dan sebagainya, namun tidak demikian dengan keluarga si ustadz yang hanya bisa menyaksikan sekelilingnya rame-rame bergotong royong mendirikan kembali rumah mereka yang roboh. Sementara dia yang sebenarnya keberadaannya dirasa kurang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari berusaha untuk tetap sabar dan tekun mendirikan kembali bangunan rumahnya yang diperoleh dari puing-puing reruntuhannya dan sambil berharap, semoga Allah yang MAha KAya memampukannya untuk memperoleh kembali rumah tinggal yang nyaman bagi keluarganya.

September 4, 2006

Sambil Menunggu Dana Turun

Filed under: Social, Health - Administrator @ 6:49 am

    Sudah seratus hari gempa yang melanda DIY dan Jateng berlalu. Namun saat ini masih saja kebutuhan yang harus bisa diwujudkan untuk menunjang keberlangsungan hidup seluruh anggota keluarga. Sisa-sisa reruntuhan sudah terkais habis. Reinvetairasi barang-barang yang ada dalam rumahpun sudah usai. lalau apa lagi ya yang harus dilakukan. Mau bikin bangunan baru belum ada dana, apalagi kondisi cuaca akhir-akhir ini yang tidak begitu bersahabat dengan tubuh kita. Bagaimana tidak? Malam sangat dingin begitu mengigit sampai ke tulang sumsum, dan siangnya begitu terik menyakitkan kulit. Lantas kita harus bagaimana? Untuk menjaga tubuh diperlukan antara lain adanya menu gizi yang memadai agar badan tetap fit menghadapi cuaca semacam itu. Namun apa daya sarana untuk menyediakannyapun sangat terbatas karena berbagai kebutuhan yang banyak bermunculan. Yah mungkin kita harus banyak bersabar untuk menghadapinya. Baik sangka dan memohon kepada Yang Kuasa serta ikhlas menerima segala sesuatunya itulah yang layak kita lakukan. Toh Tuhan tidak akan menerlantarkan hambanya dengan cara menyia-nyaiakannya. Pasti ada rencana yang paling pas untuk kita nantinya. Moga-moga dana yang telah lama dijanjikan dan sering dirapatkan di dari tingkat Rt hinga Propinsi akan segera turun untuk bisa menjawab kebutuhan kita yang semakin mendesak. Selalulah berbaik sangka terhadapNya.,

August 30, 2006

Manfaat Pohon Kelapa

Filed under: Health - Administrator @ 6:12 am

    Tahukah anda manfaat yang dapat diambil dari pohon kelapa? Pohon yang kaya akan manfaat ini dapat diperolah dari ujung daunnya sampai ke akar-akarnya. Betapa tidak? Dari daunnya dapatemoticon dihasillkan atap rumah ataupun untuk pembungkus ketupat, bahkan bisa diukir sebagai dekorasi untuk menghias sebuah perhelatan. Dari batang pohonnya dapat dipakai sebagai tiang untuk pembuat rumah atau sebagai lidi pembersih gigi. Sedangkan buah kelapanyapun sangat kaya akan manfaat. Sabut kelapa sangat bagus sebagai bahan pembuatan sapu, bahan bakar. Daging kelapanya diparut untuk pembuatan santan yang saat ini tidak hanya dikembangkan sebagai minyak goreng belaka, namun dari perasan santannya dapat dimanfaatkan untuk obat penurun kolesterol yang diberei nama "Virgin oil". Hasil olahan lain dari kelapa tersebut sangat mempunyai nilai jual yang layak diperhitungkan. Bahkan para petani kelapapun dapat menciptakannya sendiri dengan modal yang tidak begitu banyak. Banyak orang sudah memanfaatkan minyak "VO" ini untuk kesehatannya dan ternyata tanpa efek samping.emoticon

    Bagian lain dari pohon ini adalah bagian pembungkus daging kelapa yang dikenal dengan "batok kelapa". Dan ternyata bahwa batok kelapanyapun punya nilai jual yang lumayan juga lho? Betapa tidak! Bila dijadikan souvenir atau dikreasikan menjadi barang seni, akan laku sekali untuk diekspor ke manca negara. jadi akan sangat sayang sekali bila batok kelapa hanya dijadikan arang saja tanpa diupayakan untuk yang lainnya. Oh ya, batang akarnya akan dapat dijadikan mebelair untuk melengkapi koleksi peralatan rumah tangga. 

    Bila anda pencinta makanan gudeg, anda dapat mencicipi nilai rasa lain dari olahan gudeg bunga kelapa yang masih muda yang dikenal dengan nama "gudheg manggar". Selain itu batang kelapanya yang masih mudapun dapat dijadikan olahan sayur yang bercita rasa tinggi. Nah bila penasaran silahkan coba!emoticon

August 29, 2006

Dana Recovery Yang seret

Filed under: Social - Administrator @ 6:25 am

    Gempa bumi sudah tiga bulan berlalu, musim hujanpun segera akan datang menjelang. Hawa dingin yang sangat menggigit tiap malampun sangat dirasakan oleh para korban gempa di Kabupaten Bantul. Penyakit saluran pernafasanpun sudah merambah di kalngan anak-anak bahkan orang tuapun yang berada dalam kondisi sangat capek karena tiap hari selalu membenahi tempat tinggal merekapun, akan gampang terkena serangan influenza.

    Menyikapi hal itu, sebenarnya para korban sudah mulai merelisasikan semangat mereka untuk dapat membangun rumah tinggal yang baru yang layak dihuni bagi keluarganya. Namun apa daya, keinginan tersebut tidak dibarengi dengan adanya dana yang nyata .

August 28, 2006

Benarkah kita sudah merdeka

Filed under: Social - Administrator @ 6:38 am

    emoticonKemerdekaan Indonesia sudah mencapai 61 tahun, bahkan untuk memperingatinyapun dilaksanakan dengan berbagai cara oleh seluruh rakyat Indonesia. Dari pelaksanaan upacara yang begitu formalnya mulai tingkat pusat sampai ke Rt/Rw. Aneka perlombaan diselenggarakan. Dari tarik Tambang, emoticonmakan kerupuk, panjat pinang, serta perlombaan yang aneh-aneh sehingga perutpun dibikin terjungkal-jungkal kegelian bila menyaksikannya.emoticon Di sisi yang lain ada suatu pertanyaan benarkah kegembiraan dan keceriaan tersebut dapat dirasakan setelah perayaan HUt tersebut  selesai? Bagaima tidak! Banyak sebagian atau bahkan kebanyakan atau kita sendiripun mungkin masih juga merasakan adanya penjajahan di sekitar kita. Kita masih takut bersikap atau mengambil suatu keputusan bila ada suatu masalah yang harus kita selesaikan. Kita masih takut pada atasan, kita masih takut pada omongan orang, kita masih merasa was-was atas sesuatu yang akan kita pilih. Dalam Bahasa jawa "gek-gek"  mengko dadi anu….. dst".emoticon

    Menurut AA Gym dalam tausiyahnya beberapa waktu yang lalu di RCTI mengemukakan bahwa, orang yang merdeka adalah orang yang selalu iklas akan ketentuan Tuhannya. Dan bila berbuat sesuatu tidak pernah ragu ataupun takut kecuali akan Allah.  emoticonBisakah sikap yang demikian itu diaplikasikan dalam kehidupan kita sehari-hari yang nota bene mengaku seorang muslim yang taat.

    Bila demikian kita harus mencoba banyak hal dari untuk bisa meraih menjadi manusia yang merdeka di bumi ini. Mungkin bisa diawali dari kehidupan rumah tangga kita, lingkungan kita, tempat bekerja kita dan dimana saja kita biasa berkiprah. Kita bisa berbuat positif apa yang kita maui tanpa takut kepada siapapun dan apapun kecuali pada Satu Yang Esa, yang menguasai jagat raya ini dan seisinya. Tapi yang itu memang tidak mudah. Namun perlu dicoba sekuat tenaga. emoticon 

Hello world!

Filed under: Social - Administrator @ 6:01 am

Welcome to your new blog. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

An email has been sent to you giving you details of how to log in to the administration section. From there you can change the design by clicking on the tab MANAGE and then click on the tab THEMES. If you have any questions, ask them in the forums — we are only too willing to help.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Janis Joseph